Posted by: hherawati on: April 7, 2009
Mengherankan! Takjub! Aneh! Ajaib! atau apalagi-lah namanya yang sama dengan hal itu.
Minggu, 5 April 2009 malam hari, saya baru buka facebook. “Hmm ada invitation” langsung saya klik. Ternyata itu invitation dari salah seorang teman, “Say NO!!! To Megawati” …”Wah apa ini?” pikir saya.
Saya buka, dan ternyata anggotanya sudah 42.000-an yah, saya pikir nggak ada salahnya jadi fan, toh saya memang tidak akan memilih mega.
Semalam, saya masih sempat melihat page say no to mega ini, pukul 23.00-an supporter-nya sudah mencapai 93.000-an (kalau nggak salah ingat). Pagi ini, 7 April 2009, saya buka page ini sudah hilang!
Pukul 07.15wib, tiba-tiba ada group baru say no to megawati. Tidak lama setelah itu, ada lagi say no to megawati clean, lalu bertambah lagi page yang lain, katakan tidak pada megawati.
Ternyata dihapusnya say no jilid satu, malah membuat say no beranak pinak. Sekilas rekaman dari para fans :
Cuplikan dari jumlah anggota group say no to megawati. (catatan : pukul 12.25PM sudah bergabung sebanyak 17.259 members)
=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
Member history (per 1,000 orang join):
April 7th 2009, 2:01 -> 6,059
April 7th 2009, 6:33 -> 7,025
April 7th 2009, 7:48 -> 8,016
April 7th 2009, 8:34 -> 9,003
April 7th 2009, 9:07 ->10,001
April 7th 2009, 9:37 -> 11,005
April 7th 2009, 10:05 -> 12,004
April 7th 2009, 10:33 -> 13,001
April 7th 2009, 11:00 -> 14,000
April 7th 2009, 11:26 -> 15,002
untuk say no to megawati clean. Fans? hanya dalam sekejap, fans-nya membengkak. Pukul 11.42 wib page say no..clean sudah mencapai 3.754 orang.
Tampaknya para members merasa kecewa dengan gaya kepemimpinan megawati sewaktu beliau menjabat menjadi presiden RI. Hal yang terutama menjadi bahasan di group ini adalah, BLT!
Saat ini, bahkan telah ada petisi untuk hal yang sama, http://apps.facebook.com/missionpetition/petition.php?id=111.
708 people have signed this petition
Tapi obrolan di rumah dengan adik Saya, dia tetap mendukung Mega. Karena adik Saya mempunyai pemikiran lain. Yah, demokrasi kok! Mau pilih siapa, harus dihargai dong! walaupun 1 keluarga memiliki pilihan yang berbeda… tapi tetap tujuannya 1, ingin melihat negeri ini menjadi negara yang besar, maju dan berwibawa!
Yang pasti, fb dan mega : Fenomenal!
Posted by: hherawati on: April 3, 2009
Beberapa kali saya mencoba menjabarkan apa arti kata SUKSES. Ternyata e-mail ini cukup membuka cakrawala pemikiran Saya. yah SUKSES itu ternyata…
Sumber : e-mail dari seorang kawan.
Saya coba menjabarkan kisah SUKSES saya berdasarkan pengalaman saya sendiri…
By : (Seseorang YaNg menikamati WaktU)
Saya banyak terpengaruh oleh keSUKSESan Kelvin Hui (saya beruntung bisa datang ke seminarnya tahun lalu di Jakarta).
Kelvin Hui adalah seorang Web Publishing Businessman (Founder dari ambatch.com dan SEO Master), yang berhasil mendapatkan kontrak dengan Yahoo! senilai 20 juta dollar hanya untuk mempromosikan Yahoo! Di Hongkong, Korea, dan Jepang selama tiga tahun!
Yang menarik, manusia ini justru sangat-sangat sederhana dalam berpakaian, tutur katanya sangat halus namun penuh kebijaksanaan yang membuat pemikiran saya berubah 180 derajat tentang keSUKSESan.
SUKSES itu sederhana, SUKSES tidak ada hubungannya dengan menjadi kaya raya, SUKSES itu tidak serumit/serahasia seperti kata Robert Kiyosaki/Tung Desem
Waringin, SUKSES itu tidak perlu dikejar, SUKSES adalah ANDA! Karena keSUKSESan terbesar ada pada diri Anda sendiri…
Bagaimana Anda tercipta dari pertarungan jutaan sperma untuk membuahi satu ovum, itu adalah SUKSES pertama Anda!
Bagaimana Anda bisa lahir dengan anggota tubuh yang sempurna tanpa cacat, itulah keSUKSESan Anda yang kedua…
Ketika Anda ke sekolah, bahkan bisa menikmati studi S1 di saat setiap menit ada 10 siswa yang drop out karena tidak mampu bayar SPP, itulah SUKSES Anda yang ketiga…
Ketika Anda bisa bekerja di perusahaan di bilangan segitiga emas, di saat 46 juta orang lainnya menjadi pengangguran, itulah keSUKSESan Anda yang keempat…
Ketika Anda masih bisa makan tiga kali sehari, di saat ada tiga juta orang yang mati kelaparan setiap bulannya, itulah keSUKSESan Anda yang kelima…
SUKSES terjadi setiap hari, dan Anda tidak pernah menyadarinya…
Saya sangat tersentuh ketika menonton film "Click!" yang dibintangi oleh Adam Sandler, "family comes first," begitu kata-kata terakhirnya kepada anaknya sebelum ia meninggal…
Saking sibuknya Adam Sandler dalam mengejar keSUKSESan, ia sampai tidak sempat meluangkan waktu untuk anak-istrinya, bahkan tidak sempat menghadiri pemakaman ayahnya, keluarganya berantakan, istrinya yang cantik menceraikannya, dan anaknya tidak mengenal siapa ayahnya…
SUKSES selalu dibiaskan oleh penulis buku laris supaya bukunya bisa terus-menerus menjadi best seller dengan membuat keSUKSESan menjadi suatu hal yang rumit dan sukar diperoleh…
SUKSES tidak melulu soal harta, rumah mewah, mobil sport, jam Rolex, pensiun muda, menjadi pengusaha, punya kolam renang/helikopter, punya istri cantik seperti Donald Trump, resort mewah di Karibia, dll.
Tapi buat saya pribadi yang bisa hidup dengan sangat berkecukupan, saya rasa SUKSES memiliki arti yang berbeda…
SUKSES adalah mencintai dan bangga terhadap diri Anda sendiri, mengerjakan apa yang Anda sukai kapan saja dan di mana saja…
SUKSES sejati adalah hidup dengan penuh syukur atas segala rahmat Tuhan, SUKSES sejati adalah menikmati dan bersyukur atas setiap detik kehidupan Anda. Pada saat Anda gembira, Anda gembira sepenuhnya. Pada saat Anda sedih, Anda sedih sepenuhnya, setelah itu Anda harus bersiap lagi menghadapi episode yang baru.
SUKSES sejati adalah hidup benar di jalan Allah, hidup baik, tidak munafik, tidak menipu, apalagi scam, saleh, dan selalu rendah hati.
SUKSES itu tidak lagi menginginkan kekayaan ketimbang kemiskinan, tidak lagi menginginkan kesembuhan ketimbang sakit. SUKSES sejati adalah bisa menerima sepenuhnya kelebihan, keadaan, dan kekurangan Anda apa adanya dengan penuh syukur.
Saya berani berbicara seperti ini, karena hidup yang saya alami adalah seperti roda pedati. Ketika masih mahasiswa, hidup saya begitu nelangsa cuma
mampu makan nasi warteg satu kali sehari dengan menu nasi setengah + sayur gratis + tempe goreng. Tetapi ternyata nikmat makan di warteg kok sama saja bila dibandingkan ketika saya makan di restoran mewah di Amerika…
Saya pernah tidur di kolong langit, beralaskan tanah dan terpal, hujan kehujanan, panas kepanasan. Tetapi ternyata lelapnya saya tidur dulu kok bisa sama saja bila dibandingkan ketika saya tidur di hotel bintang 5 di Jepang…
Saya dulu pulang-pergi ke sekolah jalan kaki sejauh 40 km, memakai baju yang lusuh, tas yang kotor, dan alat tulis seadanya. Datang ke sekolah selalu menjadi bahan tertawaan teman-teman, tetapi kok sama saja enaknya ketika saya dijemput oom saya naik mercy, sama-sama sampai di tujuan ternyata…
Saya pernah diundang bos saya ke rumah barunya, untuk menikmati ruang auditoriumnya. Ada speaker untuk karaoke, ada tape untuk mendengarkan musik, ada home theater… Dia bilang harga speaker Thiel-nya untuk mendengarkan musik saja harganya 400 juta rupiah, saya disuruh mendengarkan waktu beliau memutar musik jazz, memang enak sekali, suara dentingan gelas dan petikan bass-nya bisa terdengar jelas, tapi kok setengah jam di situ, saya bosan juga. Sama nikmatnya dengan mendengarkan musik di komputer sendiri, speakernya cuma seharga 100 ribu rupiah…
Pernahkah Anda menyadari?
Anda sebenarnya tidak membeli suatu barang dengan uang. Uang hanyalah alat tukar. Anda sebenarnya membeli rumah dari waktu Anda.
Ya, Anda mungkin harus bekerja siang dan malam untuk membayar KPR selama 15 tahun atau membeli mobil/motor secara kredit selama tiga tahun.
Namun itu semua sebenarnya Anda dapatkan dari membarter waktu Anda sendiri, Anda menjual waktu Anda dari pagi hingga malam hari kepada penawar yang tertinggi, untuk mendapatkan uang agar bisa membeli makanan, membayar pulsa telepon dll…
Aset terbesar Anda bukanlah rumah atau mobil Anda, tetapi diri Anda sendiri.
Itu sebabnya mengapa orang pintar bisa digaji puluhan kali lipat daripada orang bodoh, karena semakin berharga diri Anda, semakin mahal orang mau membeli waktu Anda…
Itu sebabnya mengapa harga dua jam Robert Kiyosaki untuk berbicara di suatu seminar = 200 juta rupiah, atau harga 2 jam seminar Tung Desem Waringin mencapai 100 juta…
Itu sebabnya mengapa Nike berani membayar Tiger Woods dan Michael Jordan sebesar 200 juta dollar hanya untuk memakai produk Nike. Suatu produk menjadi mahal bukan karena merk-nya, namun karena produk tersebut dipakai oleh siapa…
Itu sebabnya bola basket bekas milik Michael Jordan bisa terjual 80 juta dollar, sedangkan bola basket bekas dengan merk yang sama bila dijual harganya justru turun…
Hidup ini lucu, kita seperti mengejar fatamorgana. Bila dilihat dari jauh, mungkin kita melihat air di kejauhan, namun ketika kita kejar dengan segenap tenaga dan akhirnya sampai di tujuan, yang kita lihat hanya pantulan sinar matahari saja…
Lucu, bila setelah membaca tulisan di atas, Anda masih mengejar fatamorgana tersebut ketimbang menghabiskan waktu Anda yang sangat berharga untuk sungkem kepada orangtua yang begitu mencintai Anda, memeluk hangat istri Anda, mengatakan "I love you" kepada orang-orang yang Anda cintai: orang tua, istri, anak, dan sahabat-sahabat Anda.
Lakukanlah selagi Anda masih punya waktu, selagi Anda masih sempat, Anda tidak akan pernah tahu kapan Anda akan meninggal, mungkin besok pagi, mungkin nanti malam, karena LIFE IS SO SHORT.
Luangkan lebih banyak waktu untuk melakukan hobi Anda, entah itu bermain bola, memancing, menonton bioskop, minum kopi, makan makanan favorit Anda, berkebun, bermain catur, atau berkaraoke…
Enjoy your life, because life is so short…
Posted by: hherawati on: March 30, 2009
Ada penjelasan yang indah dan meyakinkan diberikan oleh bangsa China tentang ini
Ibu jari mewakili orang tua anda
Telunjuk mewakili saudara-saudara anda
Jari tengah mewakili diri anda sendiri
Jari manis mewakili pasangan hidup anda
Terakhir, jari manis, mewakili anak-anak anda
Pertama, buka kedua telapak tangan anda berhadap-hadapan, tekuk jari tengah dan satukan saling memunggungi.
Kedua, pertemukan semua ujung jari seperti tampak pada gambar di bawah:
Sekarang, cobalah memisahkan kedua ibu jari anda (mewakilkan orang tua), mereka akan terbuka, karena orang tua kita tidak ditakdirkan hidup bersama kita selamanya, dan akan meninggalkan anda cepat atau lambat.
Silakan tempelkan lagi ibu jari seperti sebelumnya dan pisahkan telunjuk (mewakili saudara-saudara anda), mereka juga akan terbuka, karena saudara-saudara anda akan memiliki keluarga mereka sendiri dan harus menjalani kehidupan mereka sendiri secara terpisah.
Sekarang tempelkan lagi jari telunjuk dan pisahkan kelingking anda (mewakili anak-anak anda. Mereka juga akan terbuka, karena anak-anak juga akan menikah dan memiliki tempat tinggal sendiri kelak.
Terakhir, tempelkan kembali kelingking anda, coba pisahkan jari manis anda (mewakili istri/suami anda).
Ternyata anda TIDAK BISA memisahkannya, karena Suami dan Istri harus tetap bersama sepanjang hidupnya dalam keadaan apa pun.
Sumber : klik disini
Posted by: hherawati on: March 12, 2009
Menghabiskan biaya milyaran dolar untuk melacak posisi perjalanan dari sebuah planet yang sangat penting ( yang kabarnya akan menabrak planet Bumi ) yaitu Planet X- Nibiru
Mengapa tiba-tiba pemerintahan di dunia membangun bunker yang berukuran sangat besar yang di dalamnya dipenuhi dengan bibit-bibit kehidupan ( tanaman & spesies) ?
Investor utama dari proyek ini adalah Bill Gates dan Keluarga Rockefeller
Apakah mereka mengetahui sesuatu yang kita tidak ketahui ?
Bunker Rahasia
Didesain khusus untuk menyelamatkan para kaum elite dunia
Mereka telah merencanakan rencana keselamatan mereka sendiri, tetapi mereka tidak bisa menyelamatkan semua orang …
Dia telah memberitahu dunia apa yang seharusnya dirahasiakan
Tak lama setelah itu, Phill ditemukan tewas di apartemennya …
APA YANG SEBENARNYA AKAN TERJADI PADA 21 DESEMBER 2012 ?!
Sumber : http://www.supermance.com/perkembangan-tentang-kiamat-2012/
Posted by: hherawati on: March 11, 2009
Senin, 9 Maret 2009 | 02:58 WIB
http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2009/03/09/02581675/Modus.Penipuan.Baru..Tinggalkan.Dokumen.di.Pinggir.Jalan.
JAKARTA, SENIN — Penipu memang tidak kehilangan akal dalam menjalankan aksinya. Setelah penipuan dengan modus menang undian produk sabun cuci tercium oleh aparat kepolisian, sekarang penipuan menggunakan sebuah dokumen yang ditinggal di pinggir jalan sedang marak di Jakarta.
“Saya barusan ditemui oleh dua orang pejalan kaki, yang mengaku telah mendapat sebuah dokumen berharga di pinggir Jalan Slipi,” ujar petugas TMC Polda Metro Jaya, Bripka Kasyanto, ketika sedang melakukan patroli di Slipi, Jakarta Barat, Senin (9/3).
Kasyanto menambahkan, dokumen tersebut berupa amplop persegi panjang dan tertulis di bawahnya dokumen penting lengkap dengan nomor register. Di dalam amplop tersebut ada tiga buah surat. Pertama sebuah sertifikat tanah yang berkop Badan Pertanahan Nasional, kedua sebuah Izin Usaha Perdagangan (SIUP) berkop Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan terakhir sebuah cek Bank Rakyat Indonesia sebesar Rp 4.700.000.000. “Isi dalam amplop tersebut dua-duanya sama,” tambah Kasyanto.
Dalam modusnya kali ini, berdasarkan penuturan salah seorang korban kepada Kasyanto, didasari oleh rasa kemanusian ingin mengembalikan kepada pemiliknya, si penemu menghubungi nomor telepon yang tercantum di bagian depan dokumen tersebut. Setelah itu, orang yang dihubungi tadi akan mengucapkan terima kasih dan akan mengirimkan uang sejumlah Rp 20 juta sebagai balas budi. Lalu si penipu pun akan menanyakan nomor rekening.
“Terima kasih nanti saya akan kirim uang sebesar Rp 20 juta atas upaya bapak menemukan surat berharga kami. Tolong kirim nomor rekening Anda, nanti kami transfer uangnya,” ujar Kasyanto menirukan aksi si penipu.
Nantinya si penipu tadi akan meminta si penemu agar memberikan nomor rekeningnya melalui ATM. Lalu si penipu tadi akan mengajak mengobrol dan secara tidak terasa akan meminta kepada si penemu agar membayar biaya dari transfer tersebut.
Sementara ini, TMC sudah mendapatkan sebanyak tiga amplop dari para pejalan kaki di wilayah sekitar Slipi dan Gatot Subroto. Semua isinya sama. Semua amlop berisikan surat milik tanah berkop Badan Pertanahan Nasional, SIUP DKI, dan sebuah cek senilai Rp 4.700.000.000.
ONO
Sumber : TMC
Posted by: hherawati on: February 24, 2009
Dapat e-mail dan ceritanya bagus untuk diketahui umum. Semoga bisa membuat kita lebih berhati-hati dan tidak mengalami hal berikut ini.
Jumat, 30 Januari 2009 | 23:31 WIB
Tanggal 6 Januari, saya mengalami kebobolan lewat mesin ATM non Tunai BCA cabang Sulawesi (Makassar). Pada saat itu saya melakukan transfer ke rekening saya yang lain dengan mesin ATM non tunai sebesar Rp.
2.500.000.
Situasi pada saat itu ada beberapa orang sedang sibuk di mesin ATM tarik tunai, sedangkan saya sedang antri di belakang seorang bapak pada mesin ATM non tunai. Ciri-ciri bapak tersebut : berbaju lengan panjang merah maron, kacamata, tinggi kurang lebih 175cm, ada kumis tipis, usia sekitar 50thn. Beliau sedang menggunakan mesin ATM non tunai sambil melihat-lihat handphonenya.
Setelah selesai, maka saya maju menggunakan ATM. Bapak tersebut kemudian mengantri kembali di belakang saya. Saya berpikir mungkin dia memberikan saya kesempatan untuk duluan transaksi. Setelah memasukkan kartu, kemudian saya menyentuh layar untuk menekan kata transfer, tetapi layar sudah tidak peka. Sehingga saya harus menekan-nekan layar tersebut kurang lebih 3 kali baru layar bisa merespon dan menanyakan pertanyaan berikutnya.
Semua proses begitu, saya harus menekan layar beberapa kali baru kemudian pertanyaan berikutnya muncul. Pada saat saya menekan tombol PIN ATM saya pun, tombolnya sangat keras sehingga saya harus beberapa kali menekan untuk satu angkanya (saya tetap sabar karena berharap cepat selesai). Setelah transfer selesai, saya menekan kata tidak pada pertanyaan dilayar yg menanyakan apakah anda masih mau melanjutkan transaksi? tetapi kartu ATM saya tidak mau keluar (dalam arti tandanya masih merah).
Saya coba lagi 2 kali namun tidak ada perubahan. Karena kondisi kartu ATM pada non tunai ada sedikit bagian kartu yang kelihatan, maka bapak dibelakang saya langsung berkata, Tarik saja mbak. Beberapa saat saya melihat dia, kemudian dia langsung melangkah maju dan menarikkan kartu ATM saya lalu memberikan kartu tersebut kepada saya.
Setelah itu, beliau seperti mengarahkan saya seolah-olah transaksi saya sudah selesai. Sehingga saya berpikiran dengan kartu sudah ditangan, berarti transaksi saya sudah selesai. Saya berjalan pergi dari sana.
Hari itu lewat seolah-olah semua sudah beres. Besoknya tanggal 7 Januari, Mama saya ke bank BCA Sulawesi (Makassar) untuk mengambil dana.
Pada saat diminta memasukkan PIN, seperti biasa Mama saya menekan PIN nya, namun terjadi penolakan. Kali kedua juga sama. Pada saat itu, Mama menelpon saya yang lagi di Jakarta (karena tanggal 6 sore saya berangkat ke Jakarta) menanyakan apakah saya mengubah PIN ATM? Saya bilang tidak.
Kali ketiga, kartu ATM tidak bisa lagi dipakai. kemudian Mama menghubungi customer service dan menurut customer service, PIN sudah diganti dan pada saat buku tabungan kami dicetak, Mama saya heran kenapa dananya sudah berkurang sebesar Rp. 80,000,000,-. Ada 3 nomor rekening yang berbeda yang tercetak dengan nama-nama orang yang tidak kami kenal sama sekali.
Mama saya telpon lagi menanyakan kepada siapa saya mentransfer dana tersebut? Saya bilang tidak, saya hanya transfer Rp. 2.500.000,- Setelah itu tidakada lagi. Lalu saya mendatangi kantor BCA Grand Indonesia untuk melihat situasi yang terjadi. Ada dana yang ditransfer ke 2 rekening BCA yang semuanya di luar kota Makassar total sebanyak Rp. 70,000,000,- dan
1 rekening di bank lain sebesar Rp. 10,000,000,-. Selisih waktu transfer ke rekening saya dan transfer ke rekening-rekening orang lain tersebut hanya berbeda kurang lebih 2 menit (berdasarkan pihak BCA kemudian hari, bahwa dana-dana tersebut langsung ditarik oleh orang-orang yang ditransfer tersebut).
Pada saat saya mengingat ulang dan merangkai kejadian pada saat itu, saya sampai pada kesimpulan bahwa Bapak yang mencabutkan saya ATM dengan paksa tersebutlah yang pasti membobol rekening saya. Saya menceritakan hal ini kepada Halo BCA untuk memblokir nomor-nomor rekening yang telah menerima dana dari rekening kami dan melihat melalui cctv kejadian tersebut, dan Mama serta saudara saya juga melaporkannya pihak BCA serta polisi. Pada saat saya dihubungi oleh pihak Halo BCA, Ibu itu berkata seharusnya kehati-hatian itu dipihak nasabah.
Beliau menyalahkan saya dengan 3 hal:
1. Kenapa PIN saya ketahuan?
2. Kenapa saya membiarkan orang tersebut menarik kartu ATM saya?
3. Kenapa saya meninggalkan mesin ATM tersebut sebelum melihat layar ATM apakah transaksi sudah benar-benar dinyatakan selesai?
Beliau berkata, BCA akan memproses dan melakukan investigasi serta akan mengirimkan surat pada saat investigasi telah selesai yg kurang lebih 10 hari kerja. Sekarang sudah lewat 10 hari kerja tapi saya tidak mendapatkan kabar sama sekali dari pihak BCA malah saya yang mendatangi kantor cabang pusat Makassar untuk menanyakan perkembangan tersebut.
Namun, hanya mendapatkan jawaban bahwa pihak BCA tidak bisa melakukan apa-apa (dalam artian tidak bisa mengembalikan dana yang kebobolan).
Mereka hanya mengatakan turut bersimpati, mengharapkan lain kali saya lebih hati-hati. Pada saat saya menanyakan bagaimana dengan orang yang ditransferkan uang, mereka hanya mengatakan kebanyakan itu nasabah kalau memang sindikat memakai KTP palsu. Tetapi mereka tidak melakukan usaha-usaha yang dapat membantu meringkus bajingan berkerah putih.
Dalam hal ini saya ingin menekankan pelayanan di BCA:
Melalui kejadian ini saya merasakan saya tidak mendapatkan empati dan tindakan yang nyata dari pihak BCA. Ibu saya sebagai nasabah yang sudah loyal kurang lebih 20 tahun dengan BCA dibiarkan sendirian menghadapi situasi ini, BCA hanya memblokir nomor rekening yang ditransferkan, namun BCA tidak melakukan langkah-langkah lain untuk membantu nasabah.
Malah saya disuruh mengurus sendiri ke polisi jika ingin membuka data-data atau menyelidiki kasus tersebut agar dana saya dapat dikembalikan. Seharusnya BCA sebagai bank yang terkemuka memiliki divisi yang melindungi nasabah dan menangani masalah-masalah seperti ini. Jika bank tidak mengamankan nasabahnya, tugas siapa lagi? semua data dan dana nasabah dipercayakan pada bank, tetapi beginikah pelayanannya?
Berdasarkan analisa saya, Bapak tersebut telah mengetahui masalah yang terjadi pada mesin ATM tersebut, sehingga beliau menggunakan kesempatan ini untuk membuat skenario menipu saya. Jadi saya digiring ke situasi seperti yang saya ceritakan diatas.
Yang saya sesalkan hal ini kenapa bisa terjadi adalah:
1. Mesin ATM non tunai tersebut memang dari awal bermasalah (layar sentuhnya tidak peka), tetapi nasabah masih dibiarkan menggunakan.
2. Sistem kartu ATM yang walaupun kartunya sudah ditarik, mesin masih menganggap kartu ada, sehingga orang tetap dapat bertransaksi tanpa kartu, dapat mengundang tindakan pembobolan tersebut terjadi. Pembobol telah mengetahui celah-celah sistem tersebut, sehingga dapat membuat skenario seperti diatas.
3. Sistem keamanan BCA tidak memadai, karena dari pihak BCA mengatakan tidak ada cctv yang merekam kejadian tersebut. Seharusnya jika memang tidak ada cctv, pihak BCA harus menyediakan satpam yang mengawasi transaksi di dalam ruangan tersebut mengingat ruangan itu terbuka umum.
Dalam hal ini membuat nasabah menjadi tidak merasa aman dan nyaman bertransaksi. Setelah kejadian ini, barulah pihak bank memperbaiki mesin tersebut dan memperingati nasabah agar menunggu sampai transaksi selesai baru tarik kartu. Saya anggap itu sudah terlambat. Tahun ini tema majalah BCA adalah Security Awarness, sebaiknya security pada mesin ATM dan semua sistem BCA juga diperhatikan sehingga kami sebagai nasabah lebih aman dan nyaman dalam bertransaksi.
Satu hal lagi, slogan BCA Peduli semoga juga berlaku disini, yaitu peduli pada kami para nasabah dan adanya tindakan nyata dan empati.
Karena saya tidak mendapati adanya penanganan yang serius akan masalah kami. Seharusnya BCA menerapkan KYC (Know your customer), sehingga nomor-nomor rekening yang ditransfer dana tidak sah tersebut bisa diselidiki dan diblokir oleh semua bank yang ada, sehingga sindikat ini bisa terbongkar dan tidak bebas berkeliaran. BCA sebagai bank swasta terbesar di Indonesia harusnya melakukan langkah-langkah pencegahan maupun mengusut kejadian-kejadian ini dengan bekerjasama dengan Kapolda sehingga orang tidak menggunakan jasa bank untuk melakukan kejahatan.
Selama ini bank tidak menunjukkan taringnya, sehingga para bajingan kerah putih dengan leluasa menggunakan fasilitas bank untuk melakukan kejahatan. Langkah pencegahan yang dapat dilakukan misalnya pada saat nasabah baru mendaftar, BCA harusnya punya tim yang menyelediki keabsahan data tersebut, sehingga nasabah yang terdaftar benar-benar sesuai alamatnya dan datanya. Terus terang setelah mengalami masalah ini, selain menanggung kerugian secara materi, kami dirugikan juga secara mental. Setiap kali melihat mesin ATM BCA saya jadi trauma karena merasa tidak ada keamanan lagi dalam bertransaksi di ATM BCA yang terbuka umum. Dana Rp 80,000,000,- mungkin bagi BCA kecil, tapi bagi kami sangat berarti.
Bagaimana publik dapat mempercayakan dananya kepada BCA dengan banyaknya kejadian-kejadian jika BCA tidak cepat mengkritisinya.
Indrawati T.
Gn.Lompobattang no.180
Makassar
Tanggapan Surat Pembaca
BCA
Kebobolan lewat ATM non Tunai BCA Dan Lambatnya Tanggapan Dari BCA Kamis, 19 Februari 2009 | 18:25 WIB
Dengan hormat,
Sehubungan dengan keluhan Ibu Indrawati T. yang disampaikan melalui media Kompas.com pada tanggal 30 Januari dengan judul Kebobolan Lewat ATM non Tunai BCA dan lambatnya Tanggapan dari BCA, sebelumnya kami turut menyesalkan kejadian yang Ibu alami beberapa waktu yang lalu.
Sebagaimana telah Ibu sampaikan kepada kami bahwa pada saat transaksi dilakukan, nasabah dibantu seseorang sehingga tanpa disadari telah terjadi transaksi yang tidak diinginkan nasabah dan sebagaimana telah dijelaskan oleh petugas BCA kepada Ibu Indrawati pada tanggal 9 Januari
2009 maupun melalui surat nomor 0755/BHB/I/09 bahwa BCA telah berupaya membantu nasabah menyelesaikan permasalahan yang disampaikan.
Untuk itu, kembali kami menghimbau dan berharap kepada seluruh nasabah BCA untuk senantiasa waspada terhadap sekeliling saat melakukan transaksi baik di mesin ATM Tunai maupun ATM Non Tunai.
Demikian kami sampaikan, kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami,
Dwi Narini
PT Bank Central Asia Tbk
Menara BCA Grand indonesia
Jakarta
Posted by: hherawati on: January 30, 2009
Sungguh keterlaluan sifat pelupa Peter (27). Setiba di rumah kontrakannya sehabis berbelanja, ia kaget setengah mati. Soalnya mobilnya tak terparkir digarasi. Ia lalu bertanya kepada teman-temannya, apakah ada yang melihat siapa yang memakai mobilnya. Ia semakin bingung karena tak memperoleh jawaban. Mereka baru saja pulang dan mobilnya sudah tidak ada di garasi. Ketika seorang teman bertanya, ia dari mana dan Peter menjawab baru dari BIP
(sebuah pusat perbelanjaan di Bandung), ia langsung disambar dengan pertanyaan, “Naik apa?” Peter langsung memukul jidatnya. Segera ia balik ke BIP untuk mengambil mobilnya yang masih berada di tempat parkir BIP.
Bukan sekali itu Peter melakukan hal yang membuat rekan-rekannya geleng-geleng kepala. Ada kejadian yang lebih menggelikan dan fatal akibatnya. Waktu itu ujian akhir semester. Entah karena capai atau pusing mengerjakan soal, sepulang ujian ia langsung tidur. Malam harinya ketika ingin mengecek jawaban, kontan ia teriak-teriak. Ternyata lembar jawaban soal tidak terkumpul bersama soalnya. Justru kertas corat-coret dan kerpekan yang terkumpul. Seketika ia langsung lemas dan pasrah kalau tidak lulus.
Lain lagi dengan David Moobs. Ia juga seperti Peter, sering lupa di mana memarkir mobilnya. Gawatnya lagi, hampir setiap hari ia menduga mobilnya telah dicuri. Suatu kali pernah ia pergi ke toko membeli susu, tapi yang terbawa sampai rumah malah roti dan coklat. Tak jarang ia lupa memperbarui paspornya padahal kopor sudah siap menemani ia berlibur.
Keputusan untuk menyimpan atau membuang informasi biasanya
dilakukan tanpa sadar, karena berada di bawah kendali hippocampus, berdasarkan pada dua pertanyaan. Pertama, apakah informasi tersebut memiliki arti emosional bagi yang bersangkutan? Nama mantan pacar akan lebih tertanam dalam memori kita daripada nama seorang menteri tertentu dalam kabinet yang usianya hanya 2 bulan. Minat khusus, atau berkadar sensasional, oke. Hal yang biasa-biasa saja, sori!
Pertanyaan kedua, apakah informasi yang masuk berhubungan dengan hal yang sudah kita ketahui? Otak memang selalu sibuk berusaha membuat asosiasi. Hal-hal yang dianggap takkan berguna tidak akan disimpan di dalam memori. Alias, lupakan saja. Dengan sistem filter ini, manusia sanggup menguasai dan melakukan analisis terhadap informasi yang diperoleh. Pada beberapa kasus istimewa, neurolog kadang menemukan orang-orang dengan memori super. Data yang betapa ruwet pun dapat mereka ingat. Namun, jangan kagum dulu. Umumnya daya pikir abstrak orang-orang macam ini sangat lemah. Ibarat kenal angka,
mereka tak kenal makna. (Sumber : http://health.groups.yahoo.com/group/dokter_umum/message/14772)
dari penelitian yang pernah dilakukan oleh sebuah perusahaan
asuransi di Massachusetts yang menyimpulkan, gugatan malpraktek lebih banyak ditujukan kepada dokter tua dibandingkan dengan dokter muda. Dean K. Whitla (71), ahli ilmu jiwa Harvard, pernah menguji 1.000 dokter berumur antara 30 dan 80 tahun. Hasilnya, secara rata-rata dokter berusia 80-an hanya bisa mengingat setengah informasi dibandingkan dengan mereka yang berusia 30-an.
Overload
Menurut Jed Diamond, terapis dan pengarang Male Menopause, penyakit lupa sebagian disebabkan oleh gangguan hormonal yang ditandai dengan beberapa gejala seperti sifat lekas marah.
Untunglah, hal itu bersifat sementara, “Dan bisa diredakan dengan penambahan hormon di bawah pengawasan dokter, olahraga, serta pelbagai bentuk pengurangan stres.”
Gerald Celente (51), pendiri Trends Research Institute di Rhinebeck, New York, yang mengaku sering kelupaan sesuatu sehingga tiap kali harus kembali ke kantor, berpendapat, meski umur membuat kemunduran itu, “tapi kerja keras dan terlampau sibuk juga pegang peranan.”
Memang abad informasi saat ini pada akhirnya membawa implikasi tersendiri, sehubungan dengan terbatasnya kapasitas otak. Overload. Seperti yang dituturkan oleh Pamela Boyd (48), seorang guru SD di Olympia, Washington,
“Saya harus ingat kode angka untuk mematikan alarm di rumah. Kemudian kode pos daerah saya diperbarui. Untuk masuk ke lobi apartemen saya yang baru, saya juga harus memencet-mencet kode dulu. Belum lagi nomor Jaminan Sosial saya (di AS ini amat penting), e-mail, nomor telepon, dan faksimili,” kata Boyd.
Orang muda juga
Tepatlah apa yang dikatakan oleh Cynthia Green, ahli ilmu jiwa yang mengajar di Sekolah Kedokteran Mount Sinai, New York, memori akan menjadi bom krisis baru. Hal itu diperkuat oleh tim Pusat Riset Rank Xerox, sebuah laboratorium di Manchester, Inggris, produsen berbagai alat untuk mengatasi kegagalan memori. Hasil riset tersebut, kemunduran memori sudah dialami oleh orang-orang muda, usia akhir 20-an. Mereka, misalnya, sering lupa wajah dan nama seseorang selama beberapa saat. Atau mau mengerjakan sesuatu tiba-tiba lupa sama sekali.
Tim Xerox menuding semakin kompetitifnya kehidupan masa kini sebagai salah satu penyebabnya. Ini bisa ditengarai dengan semakin panjangnya jam kerja kantor. Tuntutan kehidupan juga membuat orang menjadi bunglon pekerja alias mendobel. Entah menjadi dosen luar biasa atau konsultan. “Kehidupan yang sangat sibuk memungkinkan Anda manjadi pelupa,” kata Dr.Abigail Sellen, salah seorang peneliti.
Studi terbaru malah menunjukkan, bedah operasi menggunakan bius total juga bisa menimbulkan masalah berkaitan dengan memori dan konsentrasi.
Apa yang terjadi dengan otak mereka?
Bagaimanapun juga otak manusia terbatas kemampuannya. Sementara informasi yang tersebar di dunia ini tak terbatas. Oleh sebab itu McGannon memberi nasihat, “Biasakan berkonsentrasi pada satu hal. Kemudian istirahat untuk menjernihkan pikiran dan baru mulai yang lain.” Ia juga mengusulkan agar kita tidak perlu mencemaskan banyak hal. Sebagai manusia modern, orang sering terjebak pada pemikiran bahwa membaca koran merupakan keharusan. Apalagi dalam situasi yang tidak menentu seperti saat ini. Tapi, apakah hidup kita tergantung kepada semua yang tertulis di koran tersebut? Menurut McGannon, ketika Anda cemas, pikiran dipenuhi berbagai hal. Lahan untuk memori menjadi tersita dan akhirnya lupalah Anda akan beberapa hal.
McGannon kemudian menambahkan, cara terbaik untuk mengatasi penyakit lupa adalah beristirahat yang cukup untuk memberikan kesempatan otak berelaksasi. Ini bisa dilakukan, semisal, dengan tidur selama lima menit, mengambil napas dalam-dalam, melakukan meditasi pagi dan malam, serta berolahraga agar pusat-pusat memori otak dipenuhi darah yang kaya oksigen. Tapi, tambahnya,
yang terpenting adalah menghilangkan perasaan cemas dan jangan terlalu mempersoalkan masalah yang tengah dihadapi. (Dari pelbagai sumber/Yds)
http://www.indomedia.com/intisari/1998/agustus/lupa.htm
Dari berbagai sumber ternyata obat peyakit lupa adalah :
Waah jadi pingin nyoba resep ini jadinya… habisnya sifat lupa Saya sudah benar-benar parah.
Mau setor uang ke bank, sudah sampai di banknya, wah.. ternyata lupa bawa bukunya… hari ini sengaja mau tinggal buku karena sudah mencatat no rek di HP .. eh HP-nya ketinggalan pula!
Sudah mencatat hal-hal yang harus dilakukan, eh malah catatannya lupa taruhnya dimana…
Oalah.. lupa…lupa… penyaklit ini harus segera hilang!
Posted by: hherawati on: December 30, 2008
Baru saja jalan-jalan ke toko yang memajang handphone banyak. Wah wah…. ada satu HP yang bikin Saya terpana. Sudah 3.5G, HSDPA, Touchsreen, cameranya 5MP pula!
Model? Wow! Stylish abis deh pokoknya. Mungkin agak mirip dengan iphone ya? Tapi ini layarnya gedheeee!
Yang paling bikin terpana sih, OS yang dipakai adalah Windows Mobile 6.1 Prof. Warnanya yang ditampilan agak coklat pupus. Tapi tetep kereeen.

Sayangnya, sang pelayan toko bilang kalau barang itu belum ada, alias baru promo dan baru ada gambarnya aja! Yaaaa… harganya apalagi, “belum kebayang” katanya.
Jadi musti sabar kalau mau menikmati HP ini ada dalam genggaman Anda!
Ada info sedikit dari http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20080816074829AALoYgO
Belum launch di Indonesia.
Nama lengkapnya SGH-i900. Tetapi, lebih dipopulerkan sebagai Samsung Omnia. Peranti yang tampaknya dihadirkan untuk menyaingi iPhone itu bersistem operasi Windows Mobile 6.1 Professional. Sebagian spesifikasinya, antara lain, layar sentuh 3,2 inci 262.144 warna, mouse optikal, GPS, TV/projector out, HSDPA 7,2 Mbps, Wi-Fi, Microsoft Office Suite, dan bluetooth A2DP.
Kamera Omnia beresolusi lima megapiksel dengan fungsi autofocus dan auto-panorama. Ada pula pendeteksi wajah dan senyuman untuk menghasilkan foto manusia dengan lebih optimal. Omnia kompatibel dengan format video yang populer, seperti DivX, Xvid, dan MP4.
Omnia hadir dalam dua varian: bermemori internal 8 GB dan 16 GB. Keduanya dilengkapi slot microSD. Yang menarik, spesifikasi lengkap itu tak sampai membuat Omnia tampil bongsor. Tebalnya hanya 12,5 mm. Panjang dan lebarnya 112 x 56,9 mm.
Bulan ini, Omnia mulai dipasarkan di beberapa negara di kawasan Asia Tenggara. Empat hari lalu, tanpa sengaja penulis menjumpai sebuah gerai di Singapura telah menawarkan Omnia 16 GB. Harga jualnya SGD 1.098 atau sekitar Rp 7,47 juta.
Kapan Indonesia? Direncanakan pada Agustus mendatang. Harga jual spesifik belum dapat dipastikan. Tetapi, pasti lebih murah daripada harga jual di Singapura saat ini.
Kesimpulannya : per Agustus 2008 direncanakan untuk launching di indonesia, tapi menurut toko HP yang baru saja saya datangi, belum ada kabarnya sampai sekarang. Mungkin terkena imbas “krisis global”?
Posted by: hherawati on: December 18, 2008
Orang yang menderita penyakit yang sama dengan dirinya, ada yang sudah koma, bahkan ada yang sudah meninggal, tapi beliau justru masih hidup dengan sehat. Rahasianya adalah: sama sekali tidak tergantung pada pengobatan, dan setiap hari menjaga kondisi organ tubuhnya, terutama sel – sel tubuhnya.
Oleh karena itu, harus hidup dengan bahagia, mengkonsumsi makanan yang hambar (sederhana), hidup dengan teratur, tidur lebih awal dan bangun lebih pagi, dan secara teratur melakukan meditasi dan olahraga.
Dua motto hidupnya yang terkenal adalah :
“Di saat orang bahagia, sel tubuh sangat sempurna, seperti anak muda yang berusia 18 tahun; di saat orang marah, sel tubuh akan berubah menjadi seperti orang tua yang berusia 80 tahun, lusuh dan mengkerut!”
“Jangan menyiksa sel tubuh kita sendiri; makan berlebihan dan bergadang atau tidak tidur, adalah penyiksaan terhadap sel tubuh!”
Orang-orang yang suka bergadang di kota besar umumnya baru mulai tidur jam 4 pagi, Dokter Li Feng justru sudah bangun. Terlebih dulu meminum segelas air putih, lalu mulai bermeditasi, berolahraga. Setelah makan semangkok bubur 5 jenis padi – padian, jam 7 pagi ia berangkat kerja; setiap malam jam 8 di saat orang kantoran masih sibuk lembur, Dokter Li Feng sudah mulai bermeditasi, dan jam 9 malam waktunya beliau tidur. Makanannya sangat sederhana dan hambar, siang hari makan sayur dan nasi yang dimasak sendiri, makan malam hanya mengkonsumsi sebanyak 1/2 atau 1/3 porsi di siang hari, makanannya sehari – hari adalah sayur – sayuran ditambah dengan padi-padian.
Sulit dibayangkan bahwa 30 tahun yang lalu Dokter Li pernah mengidap kanker limpa, para dokter kanker yang dulu mengobatinya bahkan ada yang telah meninggal dunia, Dokter Li bahkan masih hidup sehat hingga saat ini.
Jika ditanya mengapa, mungkin jawaban yang tepat adalah :
Beliau sekarang hidup dengan “sangat menghargai/menghorm ati sel tubuhnya”.
Selama 30 tahun ini, dalam pekerjaannya, Dokter Li melihat hidup mati dan tumbuh kembang sel tubuh manusia lewat mikroskop. Beliau berkata, pada saat orang bahagia, sel tubuh akan semakin sempurna dan bulat, seperti anak muda usia 18 tahun; saat kita marah, sel tubuh akan berubah seperti orang usia 80 tahun, keriput dan menyusut. Lagi pula, sel tubuh yang sehat dengan sel tubuh yang sakit sama sekali berlainan, “sel kanker bentuknya tidak beraturan”. Beliau berkata, semakin memahami sel tubuh, semakin dirinya merasa malu karena dulunya pernah memperlakukan sel tubuh dengan tidak baik, hingga akhirnya beliau belajar untuk “menghargai sel tubuh”, tubuhnya baru perlahan – lahan membaik. Karena telah hidup bersama dengan sel kanker selama 30 tahun, banyak orang yang datang kepadanya untuk bertukar pengalaman.
Yang dimaksud dengan “menciptakan lingkungan yang baik untuk sel tubuh” sesungguhnya adalah hal yang sudah sering dibicarakan para orang tua — yakni : Hidup dengan teratur, makan makanan yang sederhana dan hambar, serta berolah raga.
Dengan lever (hepar) sebagai contoh, mengapa setiap hari pukul 11 malam kita diharuskan untuk tidur? Sebab pukul 11 malam hingga pukul 3 dinihari adalah waktu bekerjanya bagi sistem peredaran darah di hati untuk membuang racun. Dalam keadaan tidur tersebut, tubuh terbaring sempurna, hati akan gepeng merata, sehingga akan dipenuhi dengan darah. Pada waktu itu, hati akan membesar hingga 2 – 3 kali ukuran di saat normal. Jika di malam hari pukul 11 masih tetap duduk atau berdiri, beliau mengatakan, “maka hati akan seperti hati ternak yang dijual di pasar, tidak mengandung cukup darah.”
Contoh lain: paru – paru. Paru-paru dapat menampung oksigen sebanyak 6.000 mili kubik udara, namun pada saat duduk di kursi, setiap kali bernafas oksigen yang masuk hanya 1/2 liter saja, berarti cuma seperduabelas kapasitas paru-paru yang terpakai. Manusia masa kini setiap hari hidup dengan duduk di kantor, naik kendaraan, naik lift, dengan kapasitas bernafas hanya sekitar 500 mili – 1 liter saja, sisa kapasitas paru – paru yang ada hanya sebagai cadangan saja. Li Feng berkata, “Ibarat seseorang yang memiliki 12 buah ruangan di rumahnya, tapi karena setiap hari sibuk dengan pekerjaan di luar rumah, begitu pulang ke rumah, yang digunakan hanya satu ruangan saja yaitu ruang tidur.” Jika hendak memanfaatkan setiap rongga di dalam paru – paru, satu – satunya cara adalah berolah raga.
Sebab di saat olahraga keras otot – otot tubuh akan menghabiskan jauh lebih banyak oksigen dari pada kemampuan suplai oksigen yang dimiliki paru-paru, kecepatan bernafas setiap menit akan bertambah 1 kali lipat, dan setiap kali menarik nafas udara yang tersedot ke dalam paru-paru akan bertambah 5 kali lipat, selain itu bernafas dalam2 juga dapat menyebabkan udara memenuhi setiap rongga paru-paru yang biasanya tidak pernah terisi udara.
Sumber : milis
Posted by: hherawati on: December 18, 2008
Dokter Li Feng dari Taiwan University sembuh sama sekali dari kanker limpa yang dideritanya 30 tahun yang lalu, setiap hari beliau rajin hiking dan membaca kitab, dengan tujuan menghilangkan kepenatan pikirannya.
Sebaliknya seorang teman saya yang menderita depresi divonis mengidap kanker limpa, setelah 11 bulan dirawat di rumah sakit National Taiwan University, ia meninggal dunia. Marah akan mudah terjangkit kanker, seluruh dunia tahu akan hal itu. Universitas Stanford pernah melakukan suatu percobaan, selang pernafasan dimasukkan ke dalam hidung anda lalu anda diminta untuk bernafas seperti biasa, lalu selang itu ditancapkan ke salju.
Jika salju tidak berubah warnanya, itu berarti emosi anda sedang stabil, jika salju semakin memutih, itu berarti anda sedang merasa bersalah, jika salju berubah menjadi ungu, itu berarti anda sedang marah. Salju yang berubah menjadi ungu itu, jika disuntikkan ke dalam tubuh seekor tikus putih, dalam waktu 1-2 menit, tikus itu akan mati. Komposisi salju yang berubah ungu itupun sudah diteliti. Oleh karena itu marah akan membuat seseorang mudah terjangkit kanker, ini adalah masalah yang serius.
Recent Comments