Posted by: hherawati on: March 10, 2008
Tanggal 5 Maret 2008 Saya menngiklankan tanah di Bintaro sektor IX untuk di jual melalui POS KOTA. Yang akan menjual adalah Ayah Saya dan beliau tinggal si Sukabumi.
Pagi, Ayah Saya dihubungi oleh no HP 08128395992, si penelepon mengaku bernama ISMAN dan sudah oke dengan tanah yang akan dijual. Dia bilang kalau dia sudah transfer dana sejumlah Rp 8.500.000 (delapan juta lima ratus ribu rupiah) ke rekening Ayah saya, sesuai dengan nomor rekening yang (memang) diberitahukan oleh Ayah Saya kepada ISMAN ini.
Dia menyuruh Ayah Saya ke ATM BCA terdekat untuk melihat apakah dana sudah masuk atau belum, dan meminta agar sesampainya di ATM, Ayah saya segera menelepon dia. Ayah Saya menurut saja.
Karena tidak ada dana yang masuk, Ayah saya menelpon yang bersangkutan dan Isman ini menyatakan dia sedang on line dengan Halo BCA, dan Ayah saya disuruh langsung berbicara dengan karyawan BCA. Si penelepon (mengaku dari Halo BCA dengan menyebutkan NIP nya) menuntun Ayah saya untuk memencet tombol-tombol di ATM. Karena Ayah saya belum terlaulu canggih dengan teknologi, beliau menurut saja. Sampai akhirnya ternyata transaksi yang terjadi adalah :
1. Pengisian pulsa ke no HP 08128839171 sebesar Rp 1.000.000,-
2. Transfer ke rekening BCA no rek 2731568245 an SARAH SAFRIANI Rp 34.998.919
3. Tranfer ke rekening BCA no rek 0952415296 an Yose Hadi Hartoyo Rp 34.998.919
4. Transfer ke Bank Permata no rek 4001314098 an Robby Andrianto Rp 9.988.717
5. Transfer ke BCA no rek 8770224862 an DIAN WIDYANI Rp 4.995.818
Total kerugian adalah sebesar Rp 85 juta-an. Komplotan maling ini telah menunggu di ATM BCA MAtraman dan langsung menguras habis rekening tujuan transfer di atas.
Ayah saya terlambat sadar, dan baru melaporkan ke Halo BCA 1 jam setelah kejadian, dan uang sudah habis dikuras.
Ibu Saya kemudian menelepon sang Penipu dan malah dia dan sombongnya berkata “Iya, Saya memang menipu kamu, terus mau apa?” terdengar suara tertawa puas dan terbahak-bahak (naudzubilahiminzalik – semoga api neraka memanggang hangus tubuh mereka, amin) dan si penipu malah menyatakan “Kamu sekarang dekat dengan apotik? Saya sarankan kamu pergi ke apotik dan beli baygon, terus minum itu baygon dan saya jamin penyakit kamu langsung sembuh…”
Astagfirullah…. Ya Allah, semoga kami kuat menanggung cobaan ini dan semoga apa yang kami alami tidak lagi dialami oleh orang lain. Ya Allah, semoga sang penipu ini (Engkau Yang Maha Tahu siapa dan dimana dia berada saat ini ) akan mendapat balasan yang setimpal dan kami mendengar dan tahu apa balasan bagi para penipu ini. Amiin.
Saya menghubungi teman yang bekerja di telkomsel data yang di dapat sang penipu adalah :
Nama : Sumanto
Alamat : Kelapa Nunggal Raya Cibeber No 9 RT3/02 Cileungsi
Lahir : 11 Juni 1968
Semoga ada perkembangan selanjutnya.
Pengecekan di google dengan menggunakan no HP 08128395992 ternyata sudah pernah juga no HP ini digunakan untuk melakukan kejahatan dengan cara yang sama, mau membeli tanah dan telah melakukan tranfer sejumlah uang. Silahkan lakukan pencarian dengan mesin pencari google. Dengan menggunakan HP yang sama, dia memakai nama Gunawan.
Tanggal 10 Maret 2008, kami mendapatkan data dari BCA mengenai rekening penipuan ini :
|
Nama |
No rekening BCA |
Alamat |
Tlp dari BCA |
Tlp dari 108 |
|
|
1 |
Sarah Safriani |
2731568245 |
Jl Dewi Sartika 40 Cawang RT02/004 |
8560998 |
80878850 |
|
2 |
Rina Farika |
4212427857 |
Jl Kemiri Muka 35 RT02/02 Depok |
7590421 |
7871469 |
|
3 |
Anto Suprianto |
4212429655 |
Jl Kp Kukusan 26 Kec Beji Depok |
7720467 |
77202133 |
|
4 |
Dian Widiani |
8770224862 |
Jl Utan Panjang III / 26 Kemayoran Jkpus |
4201589 |
4214091 |
|
5 |
Yosep Hadi Hartoyo |
952415296 |
Jl Sindang barang RT01/01 Bogor Barat |
||
|
6 |
Arifin Zaenal |
Jl Belimbing III Depok |
|||
|
7 |
Nina Febriyanti |
2531402 |
Taman Surya Timur II/M24 Kedoya Utara, Kbn Jeruk |
5650222 |
blm terdaftar |
|
8 |
Diana Puspita |
4770091611 |
Jl Kartini V Dalam no 45 RT02/06 Sawah Besar Jakpus |
8269098 |
blm terdaftar |
|
No Tlp dari BCA setelah dihubungi |
|
1 Tidak diangkat |
|
2 Tidak diangkat |
|
3 tulalit (kurang 1 angka dari no resmi telkom) |
|
4 Alamat no tlp tsb adalah Jl Rawasari Timur no 28 – Rawamangun, tidak ada dian widiani |
|
5 |
|
6 |
|
7 Tulalit (tidak ada no tlp yang bersangkutan) |
|
8 Setelah menekan angka 8269 telepon sudah langsung tulalit, no tidak ada. |
Yang mengherankan adalah semua no telepon itu kacau, telepon rumah dan semua data ini kami dapatkan dari BCA. Saya jadi mempertanyakan bagaimana prosedur pembukaan rekening di BCA? Bagaimana mungkin orang yang memberikan data tidak jelas, dapat dibukakan rekeningnya oleh BCA? Padahal BCA adalah Bank ternama di Indonesia.
Saya juga pernah bekerja di Bank, setahu Saya prosedur pembukaan rekening adalah melakukan cross check kepada data-data yang diberikan oleh nasabah. Termasuk melakukan cross check ke no telepon yang diberikan. Jika terdapat kejanggalan atau ketidaksesuaian data, maka Bank berhak untuk menolak untuk membukakan rekening.
Tapi jika data yang diberikan adalah 8 data dengan no telepon yang kacau, harusnya BCA lebih memperketat prosedur pembukaan rekening mereka.
Saya turut sedih mendengarnya, semoga kerugian tersebut akan tergantikan oleh nikmat yang lain dan lebih besar, amien
Saya bisa merasakan yang dirasakan Ayah Anda, karena kemarin, saya mengalami hal serupa hanya saja kerugiannya tidak sebesar Ayah Anda, saya transfer 9,5 juta. Sayang saya baru mengecek sekarang. Sepertinya mereka memanfaatkan perasaan euforia, mereka tidak meminta kita memasukkan jumlah rupiah di kolom RP pada transfer tapi suatu kode 030-norek. Jika mengamati hal ini saya setuju dengan Anda. Sistem keamanan BCA dengan Mandiri kurang valid. Ya semoga setelah saya tidak ada yang tertipu lagi. No telp lainnya. 081318181235.
OMG, I’m so sorry to hear that. mudah-mudahan si pelaku mampus ketabrak kereta… ikutan esmosi nih bacanya x-(
saya rasa jika melacak dari no.rek. mgkn para penipu udah prepare dgn membuka rek. asli tapi palsu, setau saya banyak di internet yg menawarkan jasa menjual rekening aspal kebanyakan rek bca dan mandiri dgn harga variatif antara 600rb sampai 700rb, yg jadi pertanyaan saya kok sebegitu mudah ya u/membuka rek aspal tersebut? gimana nih pihak bank bca dan mandiri?
maap nih telat..
iya tuh.. sy jg prnh kna tipu, tp dngn modus pnjualan hp.. dgn suara mirip org yg sy kenal, … singkat cerita lantas sy percaya.. (begtu sy sadar dy nipu, sy tlp, dy blg “jgn sembarangan u, ni bnran g juliana, bla bla bla”), pkkna dy galak duluan, lain kta tidak terima diblg penipu, bahkan dy blg “ya udah klo u ga prcaya g transfer balik uang u”
tgu demi tgu uang tidak prnh muncul sampai detik ini. stlh itu mulai sy tlpn pun sudah tidak diangkat. tp sy cb dgn no lain, yg sy suruh pura2 mw beli hp trnyata msih dijabanin!!
mrka msih mencari mangsa!! hati2!!
bkn cm sy doang, tp tmn2 1 sekolah dl jg kna, dgn mengaku nama dan no hp yg lain, tp no rek dan modus yg sm.
sy sndiri mengalami kerugian 10.100.000 rp. msi bnyk tmn2 lain yg kena tipu.
sy ga menyangka,, gmn c org2 macam mereka itu bs hidup menikmati uang kita2??
cm bs terima kenyataan deh, smbil mncoba mengampuni mereka2 itu.. sy prnh cb lapor polisi tp nihil..
tmn2 sy pun blg, percuma, yg ada polisi mw nanganin jg klo ada duit..
pelaku2 dgn penipuan gtu bnr2 msi bnyk..
sy kecewa dgn pihak bank, knp ga cek bnr2 data ‘nasabah’
giliran mw bikin kartu kredit aja br cek kebenaran data. klo bk rek doang kga. kga secure gtu deh.. masa bs ksi ktp palsu??
begitu jg pd wktu konfirm (mis kena tipu) kita akan dipersulit.
minta data penipu yg bersangkutan tsb tdk diijinkan, hrs ke sini, hrs k sna, hrs ini, hrs itu.. ah.. keburu pelaku menikmati duitnya..
wktu itu penipu pke bank bca, nisp dan mandiri..
jg pihak sekolah yg tidak menjaga baik2 data murid, krn konon data kami para korban didapat dari yearbook (buku kenangan tahunan sekolah). katanya ini bukan yg pertama kali dgn modus spt ini trjdi di sekolah itu.
sy hrp dgn share2 kya gni, tmn2 skalian bs dpt pljrn..
dan para pelaku cepet tobat deh.. klo mw dpt duit kerja yg halal.. Gbu all..
Laknat Buat Mereka…!!!
Dua hari yang lalu, saya juga sempat “dikerjain” ama mereka, tapi Alhamdulillah tidak jadi.. Modusnya sama dengan yang Bapak/Ibu ceritakan sebelumnya.
Prinsipnya hari itu, saya bilang ke mereka “Kalau uang sudah masuk saya akan bilang sudah, tapi kalau belum saya akan bilang belum” jadi tidak perlu cek bareng – bareng atau saya ikut – ikut beru”rusan online dengan pihak Bank” (Itu urusan Kamu….!!!)
Mereka pakai no. 081318181235
Mari Kita WASPADA, dan saya rasa hal ini perlu kita “Forward” ke beberapa stasiun TV atau Media Cetak agar ini “diangkat” sebagai salah satu Topik agar semua Pihak yang terkait dapat “concern” ke masalah yang sangat meresahkan dan meruguikan masyarakat ini.
Salam
Daeng Uce’
Ass.
kami juga terima telp dari no 081318181235
deal dengan rumah yg akan kami jual apakah ini no tlp komplotan itu juga?
kami belum melakukan apa yg diminta oleh orang itu tapi janjian akan ketemu
mohon masukannya
Salam
Levi
Sedih kena tipu
Saya jengkel dengan Bank BCA, pada saat tetangga saya jadi korban penipuan dan sudah trasfer ke Rek BCA milik pelaku, ketika saya minta data alamat rek tersebut pihak BCA Cab. Sampang tidak memberikannya, lantas hal tersebut saya akali dengan menggunakan cara meyuruh orang yang hendak trasnfer ke no rek pelaku dengan merubah nama pelaku dan menyuruh pihak BCA untuk mengecek no rek tersebut apakah nama dan nomor rek sudah benar, walhasil ternyata begitu mudahnya pihak BCA memberikan croscek tentang kevalitan nama dan rek tersebut dan, akan tetapi saya dihadapkan kembali dengan tembok raksaksa ternyata alamat nomor rekening tersebut adalah fiktif, SAYA NGAK HABIS PIKIR BAGAIMANA BANK TERNAMA SEPERTI BCA DAPAT MERIMA INDENTITAS DARI NASABAH YANG PALSU, kami sebagai rakyat kecil tidak tahu kemana hal ini diadukan POLISI pun angkat tangan untuk masalah ini, mohon solusi dari teman -teman
Saya sangat merasakan apa yang dialami tentang penipuan lewat Hp karena saya sendiri juga ditipu dan kenanya gak banyak.
Karena sy sadar apa yang saya alami. Dan sekarang penipunya saya kerjain dengan cara tiap larut malam saya teror.
No hpnya ( 081236220508 ) ama ( 081233528808 ), harap berhati-hati dgn no diatas.
Semoga di neraka nanti lidahnya di setelika !!!!!!!!!
Untung ada forum ini saya jadi tau kalau saya lagi mau dikerjain sama 08128395992 ngaku2 nama Gunawan Halim, katanya seh ntar sore pulang kantor dia mau transfer 11 juta untuk DP pembelian mobil yang saya iklankan, ah balik kerjain ah, ntar kalau dia suruh pencet saya ia ia aja padahal ane tetep dirumah, pengen tau dongkol gak dia, uda habis pulsa pula.
saya. . .turut prihatin dech. . . .uangnya bnyak bnget kena tipu!! Uangnya haram kali…jadi kena cobaan !!! Yang jelas para penipu itu semua kaya raya.
Hari ini saya juga menerima telpon yang sama dari no 08128395992.
Mereka sih aktif menelpon pertama kali, tapi respon berikutnya sepertinya mereka sengaja mematikan hp supaya kita telpon balik. Ya sudah, saya telpon balik saja pakai telpon kantor.
Dan memang benar, begitu gampangnya mereka bilang akan transfer DP sebesar 5 juta karena nanti deposito baru akan cair maksimal 15 Agustus.
Waduh, dari sini saya langsung curiga. Di-google langsung ketemu deh link komen2 penipu ini.
Untung kita yang melek teknologi ini bisa langsung tersadar. Gantian deh saya yang kerjain buat ngabis2in pulsa dia..
Cukup sedih membaca kisah ayah dari herawati, tapi bukannya ada limit ya transaksi per hari untuk transfer? Kok bisa sampai kebobolan sampai 85 juta dalam satu hari?
Waduh..makasi bngt infonya ya smua……
qu barusan jg mo jual rumah….dan ada orang yg minat trus mo transfer UM 5 jt dulu….tp anehnya dia minta harus pake no. Rek BCA….nih no.telp.nya 081318181235, tp sy g punya no. rek BCa jadi blom terjadi……
March 27, 2008 at 11:16 am
Heran! Orang-orang seperti ini tidak ada kapok2nya. Tapi mau dibilang apa? Dari dulu dengan menggunakan metode yang sama, tidak ada satupun yang tertangkap. Para penipu ini masih berkeliaran bebas.
Hari ini, Kamis, 27 Maret 2008- Ayah Saya kembali di telepon dari no 081319817123 dan mengaku bernama Dr Johan. Sehari sebelumnya, dengan modus sama, menyatakan istrinya telah melihat tanah, lalu menawar harga tanah. Seolah kurang setuju, dr Johan menyatakan akan memikirkan dan merundingkan dulu dengan istrinya. Pagi tgl 27 Maret 2008 Ayah saya telepon dan menanyakan bagaimana kelanjutannya? Dia menyatkan akan berfikir dulu. Sore pukul 16.00 WIB dr johan telepon dan bilang kalau dia sudah tranfer uang Rp 25 juta ke rekening ayah saya.
Entahlah… kapan para penipu ini akan jera.
Setelah mengalami penipuan tersebut, ayah saya stress berat dan mengunjungi dokter. Dokter itu mengatakan hal yang amazing, “semakin tinggi kepasrahan bapak dalam menghadapi cobaan ini, semakin banyak ebergi yang akan mengalir ke dalam tubuh bapak.” Sungguh… tingkat kepasrahan lah yang menjadi obatnya, stress beliau mereda. Dan sekarang sudah bisa tertawa lepas dan ikhlas dengan kejadian yang lalu.
Semoga tidak ada lagi yang tertipu. amiiin.