Tags

, ,

Tanggal 5 Maret 2008 Saya menngiklankan tanah di Bintaro sektor IX untuk di jual melalui POS KOTA.  Yang akan menjual adalah Ayah Saya dan beliau tinggal si Sukabumi.

Pagi, Ayah Saya dihubungi oleh no HP 08128395992, si penelepon mengaku bernama ISMAN dan sudah oke dengan tanah yang akan dijual.  Dia bilang kalau dia sudah transfer dana sejumlah Rp 8.500.000 (delapan juta lima ratus ribu rupiah) ke rekening Ayah saya, sesuai dengan nomor rekening yang (memang) diberitahukan oleh Ayah Saya kepada ISMAN ini.

Dia menyuruh Ayah Saya ke ATM BCA terdekat untuk melihat apakah dana sudah masuk atau belum, dan meminta agar sesampainya di ATM, Ayah saya segera menelepon dia.  Ayah Saya menurut saja.

Karena tidak ada dana yang masuk, Ayah saya menelpon yang bersangkutan dan Isman ini menyatakan dia sedang on line dengan Halo BCA, dan Ayah saya disuruh langsung berbicara dengan karyawan BCA.  Si penelepon (mengaku dari Halo BCA dengan menyebutkan NIP nya) menuntun Ayah saya untuk memencet tombol-tombol di ATM.  Karena Ayah saya belum terlaulu canggih dengan teknologi, beliau menurut saja.  Sampai akhirnya ternyata transaksi yang terjadi adalah :

1.  Pengisian pulsa ke no HP 08128839171 sebesar Rp 1.000.000,-

2. Transfer ke rekening BCA no rek 2731568245 an SARAH SAFRIANI Rp 34.998.919

3. Tranfer ke rekening BCA no rek 0952415296 an Yose Hadi Hartoyo Rp 34.998.919

4. Transfer ke Bank Permata no rek 4001314098 an Robby Andrianto Rp 9.988.717

5. Transfer ke BCA no rek 8770224862 an DIAN WIDYANI Rp 4.995.818

Total kerugian adalah sebesar Rp 85 juta-an.  Komplotan maling ini telah menunggu di ATM BCA MAtraman dan langsung menguras habis rekening tujuan transfer di atas.

Ayah saya terlambat sadar, dan baru melaporkan ke Halo BCA 1 jam setelah kejadian, dan uang sudah habis dikuras.

Ibu Saya kemudian menelepon sang Penipu dan malah dia dan sombongnya berkata “Iya, Saya memang menipu kamu, terus mau apa?” terdengar suara tertawa puas dan terbahak-bahak (naudzubilahiminzalik – semoga api neraka memanggang hangus tubuh mereka, amin) dan si penipu malah menyatakan “Kamu sekarang dekat dengan apotik? Saya sarankan kamu pergi ke apotik dan beli baygon, terus minum itu baygon dan saya jamin penyakit kamu langsung sembuh…”

Astagfirullah…. Ya Allah, semoga kami kuat menanggung cobaan ini dan semoga apa yang kami alami tidak lagi dialami oleh orang lain.  Ya Allah, semoga sang penipu ini (Engkau Yang Maha Tahu siapa dan dimana dia berada saat ini ) akan mendapat balasan yang setimpal dan kami mendengar dan tahu apa balasan bagi para penipu ini. Amiin.

Saya menghubungi teman yang bekerja di telkomsel data yang di dapat sang penipu adalah :

Nama :   Sumanto

Alamat : Kelapa Nunggal Raya Cibeber No 9 RT3/02 Cileungsi

Lahir   : 11 Juni 1968

Semoga ada perkembangan selanjutnya.

Pengecekan di google dengan menggunakan no HP 08128395992 ternyata sudah pernah juga no HP ini digunakan untuk melakukan kejahatan dengan cara yang sama, mau membeli tanah dan telah melakukan tranfer sejumlah uang. Silahkan lakukan pencarian dengan mesin pencari google. Dengan menggunakan HP yang sama, dia memakai nama Gunawan.

Tanggal 10 Maret 2008, kami mendapatkan data dari BCA mengenai rekening penipuan ini :

 

Nama

No rekening BCA

Alamat

Tlp dari BCA

Tlp dari 108

1

Sarah Safriani

2731568245

Jl Dewi Sartika 40 Cawang RT02/004

8560998

80878850

2

Rina Farika

4212427857

Jl Kemiri Muka 35 RT02/02 Depok

7590421

7871469

3

Anto Suprianto

4212429655

Jl Kp Kukusan 26 Kec Beji Depok

7720467

77202133

4

Dian Widiani

8770224862

Jl Utan Panjang III / 26 Kemayoran Jkpus

4201589

4214091

5

Yosep Hadi Hartoyo

952415296

Jl Sindang barang RT01/01 Bogor Barat

   

6

Arifin Zaenal

 

Jl Belimbing III Depok

   

7

Nina Febriyanti

2531402

Taman Surya Timur II/M24 Kedoya Utara, Kbn Jeruk

5650222

blm terdaftar

8

Diana Puspita

4770091611

Jl Kartini V Dalam no 45 RT02/06 Sawah Besar Jakpus

8269098

blm terdaftar

 

No Tlp dari BCA setelah dihubungi

1 Tidak diangkat

2 Tidak diangkat

3 tulalit (kurang 1 angka dari no resmi telkom)

4 Alamat no tlp tsb adalah Jl Rawasari Timur no 28 – Rawamangun, tidak ada dian widiani

5

6

7 Tulalit (tidak ada no tlp yang bersangkutan)

8 Setelah menekan angka 8269 telepon sudah langsung tulalit, no tidak ada.

 

Yang mengherankan adalah semua no telepon itu kacau, telepon rumah dan semua data ini kami dapatkan dari BCA. Saya jadi mempertanyakan bagaimana prosedur pembukaan rekening di BCA? Bagaimana mungkin orang yang memberikan data tidak jelas, dapat dibukakan rekeningnya oleh BCA? Padahal BCA adalah Bank ternama di Indonesia.

Saya juga pernah bekerja di Bank, setahu Saya prosedur pembukaan rekening adalah melakukan cross check kepada data-data yang diberikan oleh nasabah. Termasuk melakukan cross check ke no telepon yang diberikan. Jika terdapat kejanggalan atau ketidaksesuaian data, maka Bank berhak untuk menolak untuk membukakan rekening.

Tapi jika data yang diberikan adalah 8 data dengan no telepon yang kacau, harusnya BCA lebih memperketat prosedur pembukaan rekening mereka.

Advertisements