PERATURAN BANK INDONESIA

Nomor : 3/10/PBI/2001

TENTANG

PENERAPAN PRINSIP MENGENAL NASABAH

(KNOW YOUR CUSTOMER PRINCIPLES)

Pasal 1 poin 2

Prinsip Mengenal Nasabah adalah prinsip yang diterapkan Bank untuk

mengetahui identitas nasabah, memantau kegiatan transaksi nasabah

termasuk pelaporan transaksi yang mencurigakan;

 

Pasal 2

(1) Bank wajib menerapkan Prinsip Mengenal Nasabah (Know Your Customer

Principles).

(2) Dalam menerapkan Prinsip Mengenal Nasabah sebagaimana dimaksud dalam

ayat (1), Bank wajib:

a. menetapkan kebijakan penerimaan Nasabah;

b. menetapkan kebijakan dan prosedur dalam mengidentifikasi Nasabah;

c. menetapkan kebijakan dan prosedur pemantauan terhadap rekening dan

transaksi Nasabah;

d. menetapkan kebijakan dan prosedur manajemen risiko yang berkaitan

dengan penerapan Prinsip Mengenal Nasabah.

 

Pasal 4

(1) Sebelum melakukan hubungan usaha dengan Nasabah, Bank wajib meminta

informasi mengenai:

a. identitas calon Nasabah;

b. maksud dan tujuan hubungan usaha yang akan dilakukan calon Nasabah

dengan Bank;

c. informasi lain yang memungkinkan Bank untuk dapat mengetahui profil

calon Nasabah; dan

d. identitas pihak lain, dalam hal calon Nasabah bertindak untuk dan atas

nama pihak lain sebagaimana diatur dalam Pasal 6.

(2) Identitas calon Nasabah sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) harus dapat

dibuktikan dengan keberadaan dokumen-dokumen pendukung.

(3) Bank wajib meneliti kebenaran dokumen pendukung identitas calon Nasabah

sebagaimana dimaksud dalam ayat (2).

(4) Bagi Bank yang telah menggunakan media elektronis dalam pelayanan jasa

perbankan wajib melakukan pertemuan dengan calon Nasabah sekurangkurangnya

pada saat pembukaan rekening.

(5) Apabila diperlukan, Bank dapat melakukan wawancara dengan calon

Nasabah untuk meneliti dan meyakini keabsahan dan kebenaran dokumen

sebagaimana dimaksud dalam ayat (3).

Pasal 9

Bank wajib memiliki sistem informasi yang dapat mengidentifikasi,

menganalisa, memantau dan menyediakan laporan secara efektif mengenai

karakteristik transaksi yang dilakukan oleh Nasabah Bank.

 

Berdasarkan aturan tersebut diatas, seharusnya jika Bank berhati-hati dalam pembukaan rekening, maka rekening penipuan akan dapat di minimalisir jumlahnya. Sangat disayangkan bahwa peraturan jarang diindahkan, sehingga banyak orang yang dapat membuka rekening di Bank tanpa ada cross checking dan tidak diterapkannya prinsip mengenal nasabah oleh Bank.

Advertisements